Pertemuan Presiden Marco Impagliazzo dan Para Wakil Presiden Baru Komunitas Sant’Egidio yang Terpilih pada Januari 2025

Pada tanggal 2 April 2025 telah berlangsung pertemuan perdana antara Presiden dan para Wakil Presiden baru Komunitas yang terpilih pada akhir Januari. Pertemuan ini diadakan secara daring, dan dihadiri oleh para Wakil Presiden: Valerie Régnier (Prancis), Cesare Zucconi (Italia), Tanny Taher (Indonesia), Nelson Moda (Mozambik), serta Sekretaris Jenderal Paolo Impagliazzo yang bertugas sebagai sekretaris.

Dalam pertemuan ini dibahas berbagai tantangan yang sedang dihadapi Komunitas di tingkat global dan lokal, antara lain: perdamaian di Ukraina dan penguatan solidaritas dalam situasi darurat kemanusiaan di Ukraina; dialog antaragama dengan fokus khusus pada benua Asia dan pertemuan mendatang dalam "semangat Assisi" di Roma pada 26–28 Oktober; perkembangan dan komitmen Komunitas di Afrika; serta tragedi hilangnya Nelito (ayah dari empat anak), anggota Komunitas di provinsi Nampula, Mozambik, yang diduga diculik oleh kelompok paramiliter. Terkait hilangnya Nelito, pihak Komunitas terus mendesak otoritas Mozambik untuk memberikan penjelasan, sambil mengajak seluruh Komunitas untuk berdoa bagi pembebasannya.

Dewan Wakil Presiden juga membahas persiapan beatifikasi Floribert Bwana Chui, yang tanggal resminya akan diumumkan dalam waktu dekat. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan rohani Komunitas selama Pekan Suci dan Paskah. Presiden kemudian menyampaikan refleksi khusus dalam rangka peringatan 20 tahun wafatnya Santo Yohanes Paulus II, tentang makna kenabian dari masa pontifikat beliau.